Tips Menulis Artikel Untuk Majalah

Setiap Hari Minggu di Twitter, saya selalu menunggu kultwit dari Mbak Reda Gaudiamo yang merupakan ‘ahli’ di bidang majalah menurut saya.  Karena beliau sudah meniti karir di bidang media, khususnya majalah dan advertising hampir selama 25 tahun lebih.  Mulai dari seorang reporter di majalah Gadis, Mbak Reda beranjak ke majalah Cosmopolitan menjadi Deputy Chief Editor, dan sampai sekarang beliau sudah memegang divisi majalah lifestyle dan wanita di Kompas Gramedia dan membawahi beberapa majalah.  Kultwit-nya yang diberi hashtag #YouWrite ini selalu bermanfaat, terutama di Minggu kemarin, sehingga membuat saya ingin mengkompilasi jadi suatu tulisan tips yang bermanfaat, baik buat saya sendiri, karena bisa saya bisa baca ulang lagi di blog ini.  Dan juga buat orang lain tentunya yang ingin menjadi kontributor bagi majalah di Indonesia yang terhitung sangat banyak.  Selamat membaca, semoga bermanfaat dan mulailah menulis 🙂

#YouWrite 1/4.03 Majalah di Indonesia jumlahnya ratusan. Semua butuh naskah bagus. Jadi kirimkanlah tulisanmu.

#YouWrite 2/4.03 Dr 20 majalah laris di pasaran, mana yg menarik hati? Buatlah tulisan u/ mereka.

#YouWrite 3/4.03 Di luar berita, ada 10 macam artikel yg banyak dibaca. 1. How-to-article (termasuk DIY).

#YouWrite 4/4.03 Macam artikel yg banyak dibaca: 2. Interview, 3. Tulisan informatif; 4. Tulisan inspiratif.

#YouWrite 5/4.03 Macam artikel yg banyak dibaca: 5. Hiburan; 6. Opini; 7. Humor.

#YouWrite 6/4.03 Artikel yg bnyk dibaca: 8. Kisah nyata; 9. Tulisan berdasarkan riset; 10. Filler (tulisan sgt pendek, mini fiksi)

#YouWrite 7/4.03. Kita bahas ya. How-to-article: membantu pembaca mengatasi/belajar sesuatu. Dr dpt pacar s/ usir tikus.

#YouWrite 8/4.03 Yg masuk how-to-article: kecantikan, fashion, kesehatan, mind & body balanced, relationship, emotional.

#YouWrite 9/4/03 Interview: bukan sekedar menuliskan kembali obrolan, tp menampilkan hal menarik dr yg diwawancara buat pembaca.

#YouWrite 10/4.03 Tulisan berdasarkan riset/consumer info: menyajikan info penting yg berhub. erat d/ keseharian pembaca.

#YouWrite 11/4.03 Sudah punya bahan/topik, bgmna menuangkannya? Cek artikel yg ada di majalah2 favorit. Bgmana mereka memulainya?

#YouWrite 12/4.03 Yg pasti, semua artikel dimulai d/ LEAD: paragraf pertama yg membuat org membaca terus tulisan itu.

#YouWrite 13/4.03 LEAD itu seperti audisi kita kepada pembaca. Bgt LEAD gak nendang, selebihnya gak ditengok.

#YouWrite 14/4.03 LEAD bisa disajikan dlm 3 format; 1. pernyataan yg mengejutkan; 2. ringkasan tulisan; 3. pernyataan kontroversial.

#YouWrite 15/4.03: LEAD: biar pendek tetap harus berisi -minimal- 5W. Kl gak jelas siapa yg dibahas, kenapa hrs dibaca terus?

#YouWrite 16/4.03: LEAD beres? Kita lihat struktur artikelnya: 1. Problem/solusi- dari 1 masalah, diberi 1 atau lebih solusi.

#YouWrite 17/4.03 ; Struktur artikel 2. Sebab/Akibat – dr 1 atau lebih hal, mengakibatkan 1 atau hal lain.

#YouWrite 18/4.03: Struktur artikel 3 – Perbandingan/kontras, d/ pola A: lead, topik A, topik B, kesimpulan. Atau..

#YouWrite 19/4.03: d/ pola B: lead, aspek 1 topik A, aspek 1 B,aspek 2 topik A, aspek 2 topik B kesimpulan.

#YouWrite 20/4.03: Struktur 4: Urutan spasial/peristiwa. Dari atas ke bawah/sebaliknya, luar ke dalam/sebaliknya, poin A ke B, dst.

#YouWrite 21/4.03 Struktur urutan spasial biasa dipakai u/ tulisan deskriptif spt perjalanan, rumah/arsitektur…

#YouWrite 22/4.03 Nah, skrg tinggal menulisnya, kan? Temukan 1 topik dan turunkan dlm struktur tadi.

#YouWrite 23/4.03 selain struktur berbeda, topik pilihan bisa dituangkan dlm sudut pandang berbeda.

#YouWrite 24/4.03 – Mis: Krupuk, bs jd tulisan interview d/ pembuat: how-to, bikin krupuk; informasi aneka krupuk. 3 tulisan 1 topik.

#YouWrite 25/4.03 Menurut saya, topik apa saja bisa jd tulisan, dan bisa masuk di majalah apa saja. Kuncinya….

#YouWrite 26/4.03 Ide dituangkan d/ sudut pandang & gaya yg cocok d/ majalah tujuan. Struktur tulisan: cara menghidangkan saja.

#YouWrite 27/4.03: Sudut pandang: bgmn kita melihat 1 topik & menyampaikannya kpd pembaca majalahnya.

#YouWrite 28/4.03: Contoh sudut pandang – krupuk. Buat maj. kesehatan, seberapa bergizinya krupuk?

#YouWrite 29/4.03: Krupuk u/ maj. traveling: daerah mana yg terkenal akan krupuknya?Buat peta wisata krupuk. Kriuuuuuk!

#YouWrite 30/4.03: Stlh sudut pandang, perhatikan gaya tulisan maj. yg dituju. Ini yg sering kita lupakan.

#YouWrite 31/4.03: Menulis u/ majalah itu spt bertamu ke rumah orang. Kita perhatikan aturan yg diterapkan di sana. Ikuti.

bisa follow Mbak Reda di @RedaGaudiamo untuk #YouWrite yang lain 🙂

 

 

Inilah Aku Tanpamu #15HariNgeblogFF day 9

“Jika ada satu tempat yang ingin sekali kukunjungi satu kali saja dalam seumur hidupku, itu adalah Provence, Paris”, begitu katamu di sela-sela percakapan kita di suatu waktu.
Bukan hanya karena tempat itu romantis, namun di hatimu, akan selalu terikat dengan La Belle Provence, seperti lukisan yang digantung nenekmu di dinding kamar,sedari kamu kecil. Aku selalu ingat semuanya sayang, dan seperti juga dirimu, aku menggantungkan lukisan itu di jendela hatiku.

Maka itu aku selalu berusaha dengan berbagai cara agar satu saat nanti, aku bisa membawamu kesini. Gordes, Provence, salah satu desa yang terindah di Perancis. Kini aku bisa mengerti, melihat gugusan bukit , rumah batu, dan paparan padang hijau, serta padang bunga lavender yang memang kini sedang berbunga lebat di akhir Juni, agar kita bisa puas menikmati di Senanque Abbey, aku seperti menemukan dirimu secara utuh, disini.

Tidak sayang..sungguh tidak masalah jika aku harus terbang ke Paris, lalu menuju Avignon dengan kereta cepat, dan menyewa mobil untuk perjalanan selama satu jam menuju desa cantik ini, untukmu, hanya untuk melihatmu bahagia. Bukankah itu suatu kebahagiaan besar, melihatmu bahagia, karena aku berhasil membahagiakanmu.

“A lunch in Provence”, kunamai momen ini seperti sebuah puisi, bukan begitu sayang?
Seperti Char, pujangga favoritmu, go forward and make a risk, quotes yang selalu kau katakan padaku. “Hidup ini hanya seperti sehelai kertas yang akan dibuang orang atau disimpan, tulislah sesuatu yang berharga, agar orang lain ingin selalu menyimpannya”, katamu pada murid-muridmu di sekolah tempat kamu mengajar. Maka itu aku juga berani mempertaruhkan gengsiku untuk berhenti jadi karyawan dan membangun bisnis dari nol, untuk mewujudkan mimpimu.

Jadi nikmatilah siang ini, sayang. Hanya kita berdua, di Cafe Renaissance, dan dua gelas organic white wine. “Cheers”, kataku pada sebuah gelas di depanku, “Aku tahu kamu ada disini juga sayang, aku bisa merasakannya di hembusan angin, seperti angin bulan Juni yang diam-diam mendatangi, ketika saat itu ragamu pergi.”

20120120-072537.jpg

Foto courtesy of Ken Foster : http://kfostersketch.blogspot.com/2011/11/gordes.html

(untuk yang pengen ikutan, masih bisa kok, follow link ini ya: http://celotehwangi.wordpress.com/15haringeblogff/ )

[Review] Jane Eyre the Movie

JANE EYRE 2011

Director: Cary Fukunaga

Writers: Charlotte Brontë (novel), Moira Buffini(screenplay)

Stars: Mia WasikowskaMichael Fassbender and Jamie Bell

Sudah lama ingin review film lagi, baru sekarang akhirnya bisa update review filmnya.  Semenjak keranjingan dengan kisah drama periodic age, saya mulai getol mencari film bergenre drama periodic age ini.  Awalnya memang karena ingin belajar pola penulisan dan pengisahan dari buku-bukunya, seperti penulis Jane Austeen, the Bronte sisters, dll.  Dan yang menangkap hati saya adalah kisah Jane Eyre ini.

Dikisahkan Jane Eyre adalah seorang anak sebatang kara dan yatim piatu yang dari kecil mengalami penganiayaan baik di rumah bibinya, setelah ibunya meninggal, juga di sekolah.  Dari pengalamannya di masa kecil, Jane Eyre menjadi orang yang kaku, tidak punya masa lalu, dan hidupnya datar, sampai satu saat ketika telah menginjak dewasa, ia ingin mencoba mencari pekerjaan menjadi governess.  Lalu Jane Eyre diterima di  rumah Mr. Rochester dan bekerja menjadi governess bagi anak perempuannya,  Adele.

Mr. Rochester yang luluh karena kepolosan dan kemurnian hati Jane Eyre akhirnya jatuh cinta dan mengajak Jane menikah.  Jane tentu merasakan kebahagiaan yang meluap, karena baru pertama kali ini ia berhubungan dengan seorang pria.  Namun kebahagiannya berubah menjadi muram ketika ia mengetahui rahasia terbesar yang ditutup-tutupi Mr. Rochester selama ini.

Dari ketiga film yang pernah saya tonton, antara versi di tahun 1996, 2006 dan 2011.  Saya rasa alur yang paling bagus adalah di versi tahun 2006.  Namun saya tak bisa pungkiri bahwa Jane Eyre di versi tahun 2011 juga kaya akan dialog-dialog pemikiran dari Charlotte Bronte.  Nah, berikut ini adalah kumpulan tweets saya tentang film Jane Eyre.

Well..balik lgi ke #JaneEyre ya..mo review sedikit, abis nonton filmnya yg versi 2011

Sebenernya sy penasaran bgt sama #JaneEyre ini,udah nonton filmnya dari yg versi tahun 1996, trus miniseri thun 2006, dan yang terakhir 2011

Dari semua ketiga versi #JaneEyre, dialog dan cerita yang paling kuat mirip dgn buku aslinya saya rasa itu di versi 2011

Cuma sayang,saya harus akui akting Michael Fassbender sbg Mr.Rochester dan Mia Wasikowska kurang memuaskan dibanding versi #JaneEyre lainnya

kepuasan yg sy dpt justru dari visual, musik dan kekayaan dialog di #JaneEyre versi 2011

Dialog2 di #JaneEyre menguak pemikiran penulisnya, Charlotte Bronte ttg wanita mandiri dan bs mengambil keputusan untuk dirinya sendiri

Pemikiran Bronte mengenai wanita independen digambarkan apik melalui #JaneEyre yg sekalipun hny seorg governess,nmn tdk ingin dikasihani

Pemikiran Bronte di #JaneEyre dianggap jauh berkembang dibanding pemikiran wanita kebanyakan di jamannya

Kisah #JaneEyre yg dri kecil ditinggal mati oleh ibu dan ayahnya serta penganiayaan yg ia alami sbnrnya a/ kisah Charlotte Bronte sendiri

Bronte juga sama seperti #JaneEyre, diurus oleh bibinya setelah kematian ibunya, pernah menjadi guru dan governess

Mengenai aktor yg berperan sbg Mr.Rochester, sy kira semua wanita bkl setuju klo sy bilang Toby Stephens lah yg terbaik di #JaneEyre 2006

Toby Stephens was the perfect Mr.Rochester, cool, handsome, gloomy but yet playful, a hidden misery in laughter and coolness #JaneEyre

Begitu juga Ruth Wilson, she was all cold, pure and inossence in #JaneEyre, the chemistry with Toby Stephens was divine

Above all this movie is worth seeing, salah satu kisah yang feminin dan gothic yang brilliant yang pernah ditulis di masa Charlotte Bronte hidup.